Dana Desa Harus Lahirkan Inovasi agar Jadi Penghasilan bagi Desa

No Comments


Jakarta - Direktur Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kemendes PDTT M Fachri mengatakan pemanfaatan dana desa harus mampu melahirkan inovasi yang dapat menjadi ladang penghasilan bagi desa. Dia mencontohkan seorang kepala desa di Cisayong, Tasikmalaya, yang membangun lapangan sepakbola bertaraf internasional.

"Ketika saya tanya beliau, apa manfaatnya menghabiskan dana besar untuk lapangan tersebut, Pak Kades menjelaskan bahwa lapangannya disewakan kepada klub-klub yang mau bermain. Tiap hari ada dua klub menyewa dengan biaya Rp 500 ribu, dan sekarang sudah waiting list sampai dua bulan. Artinya, desa itu mendapat income Rp 1 juta per hari. Kalikan saja 60 hari," kata Fachri dalam keterangan tertulis, Rabu (31/10/2018). Hal itu ia ungkapkan saat saat membuka talk show dan workshop bertajuk 'Pemanfaatan Dana Desa untuk Pemberdayaan Masyarakat Lebak Banten' di Islamic Center Bayah, Selasa, (30/10/2018).

Dia menjelaskan, Presiden Joko Widodo telah beberapa kali berpesan agar penggunaan dana desa 2019, yang totalnya Rp 73 triliun, harus beralih dari pembangunan infrastruktur dasar menjadi peningkatan sumber daya manusia (SDM), termasuk pengembangan usaha masyarakat.

Dengan begitu, pada akhirnya dana desa bisa meningkatkan ekonomi serta jadi sumber pendapatan desa itu sendiri.

Menurut dia, pembangunan desa akan berlangsung efektif jika memiliki spesifikasi khusus bidang usaha. Maka, lanjutnya, setiap kepala desa di Lebak harus berani berpikir out of the box atau melakukan inovasi. Selain mendorong inovasi, dia memaparkan capaian dana desa yang telah digelontorkan pemerintah dalam empat tahun terakhir.

"Undang-Undang Desa sudah masuk tahun kelima, sementara program Dana Desa tahun keempat. Kami mencatat pembangunan infrastruktur sangat besar. Lebih dari 1.000 jembatan, ribuan MCK, turap, dan banyak lagi. Ini pencapaian terbesar di republik ini. Dengan capaian mencakup 74.958 desa telah mendapat rekor Muri di awal 2018," jelasnya.

Pergeseran prioritas Dana Desa dari pembangunan infrastruktur ke inovasi turut diamini Rusito, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Lebak.

"Desa yang sudah memadai infrastrukturnya, beralihlah ke inovasi usaha. Jika sebelumnya fokus pada pembangunan infrastruktur, kita sekarang sudah masuk ke level dua, yakni pemerintahan desa wirausaha," ujarnya.

Ia menyadari Kabupaten Lebak memiliki 340 desa dan 28 kecamatan dengan kondisi empat desa masuk dalam kategori maju, sementara 122 desa masih tertinggal. Meski masih banyak desa menggunakan dana untuk pembangunan infrastruktur, ia berharap itu dapat digunakan untuk menunjang pemberdayaan masyarakat, seperti jalan menuju tempat wisata atau ke perkebunan dan sumber usaha lainnya.

"Bantuan Dana Desa adalah stimulan, jika dikembangkan untuk wirausaha, nantinya sanggup memberi pemasukan pada desa itu sendiri," kata Rusito.

Dalam kesempatan yang sama, hadir pula Asisten Daerah I Kabupaten Lebak, Alkadri, yang mewakili Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya. Dalam sambutannya, Alkadri menjelaskan pembangunan fisik di Lebak sebesar 60 persen, kegiatan masyarakat 30 persen, dan hanya menyisakan sebesar 10 persen untuk pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, Kabupaten Lebak memiliki potensi yang belum diketahui publik. Untuk itu, ia mendorong agar setiap desa memiliki sumber informasi yang bisa diakses masyarakat, yakni dengan dibuatnya websitemasing-masing desa.

"Potensi di Lebak banyak, hanya dibutuhkan publikasi lebih masif. Saya berdiskusi dengan pihak Kominfo agar tiap desa punya website sehingga lebih cepat dikenal," kata dia. Di acara ini, Kabupaten Lebak meluncurkan Program Inovasi Desa. Diharapkan Tim penggerak PKK hingga Karang Taruna bisa ambil bagian dalam mempercepat pencapaian kesejahteraan masyarakat sehingga bukan hanya badan usaha milik desa (BUMDes) Lebak yang terlibat dalam pemberdayaan masyarakat.

https://news.detik.com/berita/4281460/dana-desa-harus-lahirkan-inovasi-agar-jadi-penghasilan-bagi-desa?_ga=2.16573750.1886155045.1541178735-1471089055.1541178735

back to top